Archive for the ‘bola dan uang’ Category

Sudah sering  kan melihat para bintang olahraga beraksi dilapangan , terutama jika yang berlaga adalah atlet/olahragawan tanah air kita. tapi tahukah anda berapa pendapatn mereka selama menjadi atlet/olahragawan. jika prestasi mereka bagus pendapatan mereka bisa bikin kita iri lho. kadang bisa lebih besar dari pengusaha sekalipun. jika gue tanya tahu nggak siapa olahragawan terkaya di Indonesia? pasti masih banyak yang belum tahu. dibawah adalah sedikit gambaran tentang pendapatan meraka yang sengaja  diurutkan dari penghasilan yang paling rendah ke yang paling tinggi. walaupun data dibawah ini hanya estimasi saja tapi setidaknya bisa menggambarkan seberapa kaya mereka. (more…)

Advertisements

Ir Mudjiono Moedjito MBA

Di pentas sepakbola tanah air, semua mata dari berbagai penjuru kini pastinya tertuju ke Malang, khususnya pada tim Arema Indonesia. Betapa, tim yang memulai Liga Super musim ini dengan tertatih; persiapan mepet, dana cekak, dan skuad ‘kelas’ dua, akhirnya mampu tampil sebagai juara. Padahal tidak sedikit tim lain yang lebih bergelimang dana dan skuad yang bertebaran pemain bintang nan mahal.
Rupanya, kunci sukses Arema Indonesia musim ini, cukup sederhana; kekompakan. Namun dengan penerjemahan yang benar dalam konteks pengelolaan sepakbola, kekompakan inilah yang membuat permainan tim menjadi atraktif. Kekompakan pula yang membuat Arema Indonesia mampu semakin mandiri dalam pendanaan, bahkan berpotensi besar untuk menjadi milik masyarakat luas lewat langkah go public.
(more…)

Imbas Revolosi Bima Sakti

Posted: 30 September 2010 in bola dan uang

Melambungnya harga kontrak pemain dimulai ketika memasuki Ligina VII tahun 2002. Saat itu ditandai dengan pindahnya Bima Sakti dari PSM Makasar ke PSPS Pekanbaru dengan bandrol Rp 500 juta ditambah gaji Rp 25 juta per bulan. Bima saat itu dikenal sebagai pemain termahal karena rata-rata pemain nasional masih dikontrak dalam medium Rp 100 juta hingga Rp 150 juta per musim.

Karena begitu luar biasanya, momen tersebut dinilai sebagai “Revolosi Bima Sakti” untuk menandai mulai melambungnya nilai kontrak pemain Indonesia di pentas Liga Indonesia. Dan itu terbukti, memasuki Ligina VIII tahun 2003, harga kontrak pemain mulai melambung tinggi. Para pemain timnas rata-rata sudah menaikkan harga kontraknya di atas Rp 200 juta per musim. (more…)

bola ladang kehidupan bagi mereka

Posted: 29 September 2010 in bola dan uang

Oleh: Nurmal Idrus (Juru Bicara PSM Makassar)

Gagasan Arifin Panigoro untuk menggelar Indonesia Premier League (IPL) menggelitik insan persepakbolaan tanah air. Apalagi, dia menawarkan konsep yang lebih profesional dari apa yang selama ini tersaji lewat Indonesia Super League (ISL).

Apakah itu akan terwujud atau hanya sebatas konsep, patut ditunggu. Yang pasti, dengan pengetahuan dan keseriusan Arifin Panigoro, bukan sebuah kemustahilan era sepak bola Indonesia yang lebih profesional bisa diwujudkan melalui tangan dinginnya.

(more…)