Tak dapat dipungkiri bahwa tanpa adanya supporter, persepakbolaan manapun takkan pernah bisa untuk maju. Begitupun di Indonesia, dengan tanpa adanya dukungan dari supporter, wajah persepakbolaan Nasional takkan menarik. Meskipun begitu, yang terjadi di Indonesia justru sebaliknya. Supporter klub-klub di Indonesia terkesan lebih banyak menimbulkan dan membawa dampak ke arah negatif ketimbang ke arah positifnya terhadap prestasi sepakbola Nasional. Memang, permasalahan supporter bukanlah satu-satunya penyebab kurang berkembangnya persepakbolaan dalam negeri. Kurangnya pembinaan terhadap para pemain muda lokal, kepengurusan PSSI yang dinilai kurang optimal, fasilitas sarana dan prasarana yang kurang memadai pun serta merta menjadi faktor penyebabnya.

Read the rest of this entry »

Advertisements

Sekat-Sekat Suporter Indonesia

Posted: 30 September 2010 in gesekan fanatisme

“Viking Bonek sama saja
Asal jangan The Jak
The Jak itu …………”


Petikan koor itu, biasa kita dengar di Stadion Si Jalak Harupat maupun Stadion Siliwangi. Di Stadion Gelora 10 November Surabaya, lagu khas supporter dengan lirik demikian, juga akrab di telinga penonton.

Pemicunya sudah jelas, permusuhan akut antarsuporter. Di Jakarta, Malang, atau belahan wilayah manapun di Tanah Air, permusuhan antarfans klub sepakbola saat ini sudah dianggap lazim. Kita hampir kasulitan menyisir kelompok supporter mana yang tidak punya musuh.

Read the rest of this entry »

“huuu” dari Suporter

Posted: 30 September 2010 in kritik suporter

Malang– Meski tidak terlau keras, teriakan “huuuu…” sempat terdengar saat Ketua PSSI Nurdin Halid tiba di lokasi acara pembukaan Kongsres Sepak Bola Nasional (KSN), Selasa (30/3). Adalah para suporter di podium GOR Ken Arok, Malang, yang berteriak demikian.

Nurdin Halid tampaknya sadar dia jadi sasaran “huuuu…” itu. Tetapi pria asli Makassar membalasnya dengan terus melambaikan tangan ke arah podium sambil berbincang dengan petinggi lain PSSI.

Read the rest of this entry »

Persepakbolaan di Tanah Air saat ini semakin terpuruk dan memprihatinkan. Sehingga tak mampu meraih prestasi di tingkat internasional. Keterpurukan itu disebabkan pembinaan yang dilakukan PSSI tidak berjalan semestinya.


“Kondisi sepakbola di Indonesia semakin parah. Prestasi yang terus merosot membuat Presiden SBY prihatin,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso kepada wartawan di Medan, kemarin.

Read the rest of this entry »

bola ladang kehidupan bagi mereka

Posted: 29 September 2010 in bola dan uang

Oleh: Nurmal Idrus (Juru Bicara PSM Makassar)

Gagasan Arifin Panigoro untuk menggelar Indonesia Premier League (IPL) menggelitik insan persepakbolaan tanah air. Apalagi, dia menawarkan konsep yang lebih profesional dari apa yang selama ini tersaji lewat Indonesia Super League (ISL).

Apakah itu akan terwujud atau hanya sebatas konsep, patut ditunggu. Yang pasti, dengan pengetahuan dan keseriusan Arifin Panigoro, bukan sebuah kemustahilan era sepak bola Indonesia yang lebih profesional bisa diwujudkan melalui tangan dinginnya.

Read the rest of this entry »

Hello world!

Posted: 27 September 2010 in Uncategorized

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!